Pangkat Tak Sebenarnya
A. Bilangan Berpangkat Bulat
1. Bilangan Berpangkat Bulat Positif
Ketika mempelajari operasi perkalian, kamu pasti pernah menemukan bentuk-bentuk perkalian seperti berikut.
5 × 5 × 5,
(–4) × (–4) × (–4) × (–4),
(0,5) × (0,5) × (0,5) × (0,5) × (0,5)
Bentuk-bentuk perkalian berulang tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk bilangan berpangkat.
5 × 5 × 5 ditulis 5
3 , dibaca lima pangkat tiga.
(–4) × (–4) × (–4) × (–4) ditulis (–4)
4 , dibaca negatif empat pangkat empat.
(0,5) × (0,5) × (0,5) × (0,5) × (0,5) ditulis (0,5)
5 , dibaca nol koma lima pangkat lima.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa bilangan berpangkat merupakan bentuk sederhana dari perkalian berulang dan memperjelas deļ¬nisi bilangan berpangkat berikut.
CONTOH SOAL
Nyatakan bilangan-bilangan berpangkat berikut dalam perkalian berulang, kemudian hitunglah..
a. 2
5
b. (-3)
4
Jawab
a. 2
5 = 2 x 2 x 2 x 2 x 2 = 32
b.(-3)
4 = (-3) x (-3) x (-3) x (-3)
2. Sifat-Sifat Operasi Bilangan Berpangkat
a. Sifat Perkalian Bilangan Berpangkat
Untuk perkalian bilangan berpangkat yang bilangan pokoknya sama, berlaku sifat berikut
Sederhanakan bentuk-bentuk perkalian berikut.
a. 63 × 64
b. (–4) × (–4)2
Jawab:
a. 63 × 64
= 63 + 4
= 6
7
b. (–4) × (–4)
2
= (–4)1 + 2
= (–4)3
b.Sifat Pembagian Bilangan Berpangkat
Sederhanakan pembagian-pembagian berikut.
C. Sifat Perpangkatan Bilangan Berpangkat
d. Sifat penjumlahan dan pengurangan bilangan berpangkat